Dilansir dari JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah XPS 13 yang meluncur beberapa bulan lalu,
Dell kembali menyegarkan lini
laptop XPS di Indonesia, kali ini dari lini XPS 15 yang duduk di kelas atas dengan bentang layar 15 inci.
Ada dua model yang diperkenalkan dalam acara peluncuran di Jakarta,
Selasa (4/8/2018), yakni XPS 15 (9570) dengan faktor bentuk laptop
konvensional (clamshell) dan XPS 15 2-in-1 (9575) dengan faktor bentuk
convertible yang bisa berubah dari laptop menjadi tablet dengan layar sentuh
Consumer Country Director PT Dell Indonesia, Tjipto Suparto
menuturkan kedua laptop XPS 15 memiliki kinerja mumpuni dan ditujukan
bagi para pekerja industri kreatif di Indonesia.
Alasannya, lanjut Tjipto, industri kreatif merupakan pasar potensial
yang bisa dilihat dari besarnya kontribusi sektor tersebut ke
perekonomian Indonesia.
ia lalu mengutip data dari Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yang
menyebutkan bahwa ekonomi kreatif menyerap tenaga kerja sebesar 13,9
persen pada 2015. Lalu, pada tahun yang sama sektor ekonomi kreatif
menyumbang 7,38 persen PDB Indonesia senilai Rp 852 triliun. Di 2018,
kontribusi tersebut diproyeksikan naik menjadi lebih dari Rp 1.000
triliun.
“Bagi Dell, tantangannya adalah menyediakan teknologi yang sejalan dengan kebutuhan para
power user di industri kreatif, supaya mereka bisa menghasilkan karya yang lebih baik,” ujar Tjipto berbicara di panggung acara.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Dell membekali duo laptop XPS 15
dengan aneka jeroan mumpuni, mencakup prosesor Intel Core i7 generasi
ke-8, kapasitas RAM hingga 16 GB, media penyimpanan SSD, dan layar 15
inci dengan resolusi hingga 4K (3.840 x 2.160).
Menyesuaikan profil
Lebih spesifiknya, lewat duo laptop XPS 15, Dell coba menyasar
kalangan profesional kreatif seperti fotografer dan ilustrator yang
membutuhkan komputer portable berkinerja tinggi dan mudah dibawa-bawa.
“Untuk ilustrator yang sering
sketching (menggambar)
misalnya, mungkin lebih cocok dengan XPS 15 2-in-1 yang bisa berubah
menjadi tablet dan turut dibekali stylus,” ujar William.
“Sementara, buat
power user seperti fotografer yang perlu menunjukkan portofolio ke klien dan butuh performa tertinggi, mungkin lebih cocok XPS 15
clamshell,” imbuhnya.
Spesifikasi dan harga
Selain dari segi faktor bentuk, jeroan kedua laptop juga sedikti
berbeda. XPS 15 (9570) mengandalkan prosesor 6-core Intel Core i7-8750H
dengan RAM 16 GB, SSD 512 GB, kartu grafis GeForce GTX 1050 Ti (4 GB
DDR5 RAM), berikut layar touch IPS 15,6 inci dengan resolusi 4K (3.840 x
2.160 piksel).
Laptop
yang diklaim paling ramping di kelasnya dengan bobot 1,8 kg dan
ketebalan 17mm ini dibanderol seharga Rp 36 juta di pasaran Indonesia.
Sementara itu, XPS 15 2-in-1 (9575) ditenagai prosesor quad-core
Intel Core i7-8705G dengan pengolah grafis Radeon RX Vega M GL
terintegrasi (4 GB HBM2 RAM), RAM 16 GB, SSD 512 GB, berikut layar
sentuh 15,6 inci beresolusi full HD (1.920 x 1.080. Harga perangkat
berbobot 2 kg dengan ketebalan 16 mm ini dipatok di angka Rp 37,9 juta.
Berbeda dari XPS 15 yang masih menyediakan port USB type A dan SD
card reader, XPS 15 2-in-1 hanya memiliki port USB type-C (Thunderbolt
3) dan display port. Namun, William mengatakan di dalam paket
penjualannya terdapat adapter untuk mengkonversi USB type-C menjadi
konektor USB type A.
Product Marketing Manager PT Dell Indonesia, William Hartoyo
mengatakan pihaknya sengaja menawarkan dua jenis produk XPS 15 (dengan
faktor bentuk
clamshell konvensional dan
convertible) untuk menyesuakan dengan profil konsumen yang dibidik.
Hardware14